Bank Mega Terbitkan Obligasi Rp. 1 T
(Radar Surabaya, 01/11/07)
PT. Bank Mega Tbk. menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp. 1 triliun. Obligasi berjangka waktu 10 tahun itu sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki struktur permodalannya. Obligasi pertama bank yang dimiliki Group Para ini menawarkan tingkat bunga 250-335 basis poin di atas obligasi FR23.
"Penerbitan obligasi ini akan meningkatkan CAR kita jadi 18,32 persen dari sebelumnya sebesar 15,73 persen," ujar Dirut Bank Mega Yungky Setiawan kepada pers seusai paparan publik di Jakarta, Rabu (31/10).
Menurutnya, proceed obligasi subordinasi yang masuk dalam struktur permodalan akan meningkatkan pertumbuhan permodalan secara non organik. Selain itu, penerimaan obligasi akan membantu peningkatan penyaluran kredit ke depan. "Masuknya obligasi ini akan memperbaiki profile jatuh tempo dana pihak ketiga yang ada di Bank Mega," aku Yungky.
Wapresdir Bank Mega JB. Kendarto menambahkan, obligasi yang berjangka 10 tahun ini saat memasuki tahun keenam akan memperoleh imbal hasil lebih tinggi 10 persen dibanding yang diterima selama lima tahun pertama.
Selama enam bulan pertama 2007, Bank Mega mampu menghimpun asset senilai Rp. 31,7 triliun dengan total dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp. 25,5 triliun. Total kredit yang disalurkan hingga semester I 2007 tercatat sebesar Rp. 11,5 triliun dengan Non Performing Loan (NPL) mencapai 1,42 persen (net).
Yungky berharap hingga akhir tahun 2007 aset Bank Mega bisa tumbuh mencapai Rp. 35 triliun dengan total kredit yang disalurkan sebesar Rp. 17,5 triliun. Dana pihak ketiga diharapkan bisa terhimpun sebesar Rp. 28,5 triliun dengan laba bersih Rp. 750 miliar. (mna)