EDUKASI PERBANKAN SEJAK DINI
(Indo Pos, 02/03/09)
Jakarta, Sejumlah siswa dari SMP Labschool tampak mengamati Monitor Index di Dialing Room/Treasury Room Bank Mega di Jakarta Kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Bank Mega kepada pelajar agar mengenal lebih dekat dan memahami tentang transaksi valas dan saham dan produk-produk perbankan lainnya.
Lain lubuk lain ilalang. Lain anak dulu dengan anak sekarang. Setidaknya, itulah yang terasa saat Bank Mega melakukan Edukasi Perbankan kepada siswi SMP program Akselerasi dari Labschool Jakarta (2/3). Anak sekarang jauh lebih kritis.
Siang itu, Senin, pukul 13.30 WIB, sekurangnya 30 murid kelas 1 SMP beserta walinya berkumpul di Teamwork Room, Lantai 12 Menara Bank Mega Jakarta untuk mendengarkan presentasi dari Miftachul Bari dari RIMD soal pengetahuan dasar perbankan.
Sangat menakjubkan ketika menyaksikan tingginya antusias mereka ketika mendengarkan presentasi pak Bari. Terlebih ketika sesi tanya jawab, hampir semua anak meminta giliran untuk bertanya. Pertanyaanpun kebanyakan bukan pertanyaan standar anak-anak, bahkan tidak sedikit yang keluar dari inti pembahasan yang telah disampaikan sebelumnya. Misalnya,"Di Indonesia banyak kredit macet tidak?" atau, "Debt Collector itu siapa sih?", hingga "Kalau sebuah bank dinyatakan terlikuidasi, apakah para peminjam uang dibebaskan utang-utangnya? Dan pertanyaan-pertanyaan ajaib lain yang membuat Bari terkaget-kaget dan senyum sendiri.
Acara ditutup dengan pembagian Beasiswa kepada 3 orang murid yang masing-masing berjumlah Rp 500 ribu. Namun untuk mendapatkannya, mereka harus terlebih dahulu menjawab pertanyaan-pertanyaan 'enteng' seperti, Apa yang Anda ketahui seputar Krisis Global?, Apakah yang dimaksud dengan Multiplier Effect, dan Apakah Subprime Mortgage itu?
Sebelum menutup sesi tanya jawab, Miftachul Bari mencoba menyampaikan pertanyaan ringan kepada anak-anak, "Ada yang tertarik untuk kerja di Bank?" diantara banyak jawaban, terdapat satu jawaban yang mencengangkan, "Saya tidak mau kerja di bank, pak. Saya kepingin punya Bank!"
Acara diakhiri dengan kunjungan ke beberapa lokasi penting yang terdapat di MBM seperti Dealing Room, KCU, dan Safety Deposit Box.
Menurut Wakil Kepala Sekolah Labschool bahwa untuk anak-anak tersebut, program semacam ini diperlukan sebagai ajang refresing setelah mengikuti ujian. Sementara buat Bank Mega sendiri, ini merupakan rangkaian kegiatan CSR berupa Edukasi Perbankan yang dicanangkan Bank Indonesia dengan tema Ayo ke Bank.