GERAKAN SISWA MENABUNG
DI AMUNTAI - KALIMANTAN SELATAN
(Amuntai - Rabu, 01/06/2011)

Teriknya matahari di Kecamatan Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan siang itu nampaknya cukup menjadi alasan bagi siapapun untuk tidak berlama-lama berada di luar ruangan. Namun bagi siswa SDN Murung Sari 1, ada alasan lebih penting mengapa mereka lebih betah berada di dalam kelas walaupun jam pelajaran sudah lama usai, apalagi jika bukan kemeriahan Program Edukasi "Ayo ke Bank" yang dilaksanakan Bank Mega.
Dimulai dari makan bersama yang dilanjutkan dengan acara sulap, para murid sekolah unggulan tersebut nampak tidak berkurang semangatnya manakala mengikuti presentasi tentang Gerakan Siswa Menabung yang dibawakan secara interaktif oleh Pincapem Bank Mega Amuntai Muhammad Noor Irwan. Lebih menarik lagi karena di sela-sela presentasi, Irwan menyelipkan dengan berbagai permainan, kuis, dan atraksi sulap.
Sebuah pengalaman yang luar biasa terjadi sebelum acara di mulai, ketika seluruh panitia dari Bank Mega mendapat sambutan langsung dari Bupati Hulu Sungai Utara, H.M. Aunul Hadi beserta isteri di rumah dinasnya. Terlebih dengan sajian makan siang berupa masakan khas Amuntai yaitu Itik Panggang yang terkenal kelezatannya, membuat pengalaman ini semakin terasa sempurna.
Memasuki acara, Kepala Sekolah SDN Murung Sari 1, Marjuni SPd., mengakui bahwa acara semacam ini memberikan begitu banyak manfaat, khususnya bagi anak-anak didiknya yaitu menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Secara tidak langsung, ini juga membantu orangtua murid dalam menentukan kesuksesan masa depan anak-anaknya. “Dengan tujuan yang baik seperti demikian, sangat pantas jika kami berharap dan mendoakan kepada Bank Mega mudah-mudahan terus mengalami perkembangan sehingga menjadi bank terunggul tidak hanya du Amuntai, tetapi juga seluruh Indonesia” tegas Marjuni.
Sementara itu, Pimpinan BI Regional Kalimantan Selatan, Khairil Anwar yang pada kesempatan itu juga ikut hadir mengharapkan adanya gerakan Siswa Menabung yang diselenggarakan bersama-sama oleh gabungan seluruh perbankan nasional. “Bukan tidak mungkin jika nanti SDN Murung Sari 1 menjadi pionir dalam Gerakan Amuntai Menabung, atau bahkan Gerakan Kabupaten Hulu Sungai Utara MEnabung, dan Bank Mega menjadi pelopornya. Kami dari BI akan selalu siap membantu,” tegasnya.

H.M. Aunul Hadi, secara pribadi maupun atas nama daerah menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Bank Mega baik di Kalimantan Selatan maupun pusat yang hadir pada siang hari itu. “Kegiatan menabung siswa sejak dini memang sangat tepat dan harus ditanamkan sejak awal sekolah. Meskipun, untuk membiasakannya membutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang. Jadi apa yang dilakukan oleh Bank Mega saat ini adalah adalah permulaan yang sangat patut dihargai. Selain itu, kami berharap bahwa program ini bukanlah yang satu-satunya yang dilakukan Bank Mega, melainkan ada lagi program-program selanjutnya untuk memajukan sumber daya manusia Amuntai dan sekitarnya.”
Menjelang sore hari, acara pun ditutup dengan pembagian souvenir disertai buku tabungan kepada 100 siswa pilihan. Harapannya adalah dengan pembagian buku ini bisa memancing para siswa pada umumnya untuk mau memindahkan tabungannya dari semula hanya berupa celengan di rumah, menjadi rekening bank yang pastinya jauh lebih aman.
Yanrifan During selaku Manager Area Bank Mega Kalimantan Selatan menjelaskan bahwa harapan dengan diadakannya program ini adalah untuk memperkenalkan budaya menabung dan menggugah kesadaran pelajar untuk menabung sejak dini, sehingga dapat menumbuhkan sikap berhemat, menghindari budaya konsumtif, dan sikap perencanaan yang baik dalam hal mengelola keuangan secara sederhana. Dengan demikian, motto Gerakan Siswa Menabung ”Simpanan Masa Depan Pelajar Yang Pas Di Saku”, dapat benar-benar terwujud.
Sampai dengan akhir April 2011 jumlah nasabah Tabunganku di Bank Mega telah mencapai hampir 40.000 nasabah dengan jumlah tabungan sebesar Rp 25,31 miliar. Sementara untuk nasabah yang berada di wilayah Bank Mega Makassar saja hampir mencapai 8.500 nasabah dengan jumlah nominal Rp 5,48 Miliar.