Bank Mega
 
Home
Contact Us
English Version
 
I
I
I
I
I
I

 

 

 Media
 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Perusahaan


Laba Bersih Bank Mega Naik 91,8%
(Jakarta, 18/11/2010)


Jakarta, 18 November 2010, ¡±Bank Mega berhasil mencatat peningkatan kinerja yang signifikan sampai dengan triwulan III 2010. Perolehan laba bersih naik sebesar 91,8% atau menjadi Rp. 631 miliar, jika dibandingkan dengan laba bersih tahun lalu yang hanya sebesar Rp. 329 miliar. Asset juga mengalami peningkatan sebesar 29,1%, dari posisi yang sama periode tahun lalu sebesar Rp. 34,939 triliun menjadi Rp. 45,095 triliun¡±, demikian disampaikan JB Kendarto ¨C Direktur Utama Bank Mega pada saat Public Ekpose pemaparan kinerja September 2010.

Hal ini diperoleh dari keberhasilan Bank Mega menghimpun Dana Pihak Ketiga Rp. 36,516 triliun atau naik 27,7% dibanding pencapaian tahun lalu sebesar Rp. 28,586 triliun. Adapun komposisi DPK, antara dana murah dengan dana mahal 55% : 45% lebih baik dibandingkan perbandingan komposisi periode yang sama di tahun lalu 54% : 46%. Giro menempati pertumbuhan tercepat sebesar 36,8% dari posisi sebelumnya Rp. 7,127 triliun menjadi Rp. 9,747 triliun. Tabungan bertumbuh 22,4% dari posisi sebelumnya Rp. 8,395 triliun menjadi Rp. 10,275 triliun. Deposito juga mengalami kenaikan 29% dari posisi sebelumnya Rp. 13,1 triliun menjadi Rp. 16,5 triliun.

Kenaikan DPK, mampu diimbangi dengan pencapaian yang cukup signifikan di bidang kredit, yakni dengan membukukan kenaikan 30,4%, dari pencapaian Rp. 17,367 triliun menjadi Rp. 22,646 triliun. Kenaikan itu diperoleh dari peningkatan penyaluran kredit tertinggi di bidang korporat dari Rp. 8,691 triliun menjadi Rp. 10,152 triliun atau naik 16,8%, diikuti oleh konsumer dari Rp. 6,196 triliun menjadi Rp. 8,508 triliun atau naik 37,3% dan kemudian komersil dari Rp. 2,480 triliun menjadi Rp. 3,188 triliun atau naik 28,5%. Adapun kredit di bidang SME yang ke depan akan menjadi fokus penyaluran kredit Bank Mega membukukan hasil yang baik yakni Rp. 798 miliar. Diharapkan bidang SME dapat mencapai angka Rp. 1 triliun di akhir tahun.

Melanjutkan program five stickiness : Mega Food, Mega Pay, Mega Travel, Mega Fashion, dan Mega Tronik, bisnis kartu kredit berhasil meningkatkan jumlah pemegang kartu, saldo pinjaman kartu kredit serta jumlah transaksi / pemakaian kartu. Jumlah kartu kredit yang diterbitkan tumbuh sebesar 17,2%, dari 604.000 kartu menjadi 708.000 kartu. Outstanding kartu kredit tumbuh sebesar 9,3%, dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,3 triliun.

Terkait dengan pertumbuhan jaringan kantor, J.B. Kendarto mengatakan, ¡±Untuk lebih memperkokoh posisi kami sebagai bank nasional, Bank Mega terus mengembangkan jaringan kantornya ke seluruh kota-kota besar di Indonesia. Sampai dengan triwulan III 2009, jaringan kantor tumbuh sebanyak 54 kantor, dari 220 kantor menjadi 274 kantor yang berada di 130 kota dan tersebar di 31 provinsi. Penambahan jaringan kantor ini menunjukkan komitmen Bank Mega, untuk menjadi bank dengan jaringan yang luas dalam melayani segenap komponen bangsa.¡±

Berikut ringkasan kinerja keuangan Bank Mega September 2010 adalah sebagai berikut :
(Dalam Miliar Rupiah)

 

September 2009

September 2010

Kredit Yang Disalurkan

    17,367

22,646

30,4%

DPK

    28,600

36,516

27,7%

Asset

    34,900

45,095

29,1%

Laba Setelah Pajak

         329

     631

91,8%





 

 

 

 




 

 
I
I
I
 
MegaCall