Bank Mega
 
Home
Contact Us
English Version
 
I
I
I
I
I
I

 

 

 Media
 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Perusahaan


LABA BANK MEGA TEMBUS SATU TRILIUN
(Jakarta - Rabu, 30/03/2011)


Jakarta, Anak usaha Para Group - Bank Mega, salah satu bank swasta terkemuka yang mayoritas sahamnya masih dimiliki oleh pemegang saham Indonesia dapat mengakhiri tahun 2010 dengan pencapaian kinerja secara gemilang. Laba sebelum pajak, pertama kali dalam sejarah Bank Mega sejak diambil alih oleh Para Group tahun 1996 mencapai angka Rp. 1,041 triliun atau meningkat sebesar 62,5% dari pencapaian periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp. 641 miliar.

Asset Bank Mega juga meningkat dengan sangat signifikan yaitu tercatat sebesar Rp. 51,597 triliun atau tumbuh 30% jika dilihat dari catatan pada periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp. 39,685 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga mengalami pertumbuhan menjadi sebesar Rp. 42,084 triliun atau tumbuh 28,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 32,804 triliun.

Adapun perbandingan antara dana murah dan dana mahal menjadi 52,33% : 47,67%, dengan Giro tercatat sebesar Rp. 10,715 triliun pada posisi Desember 2010 bertumbuh sebesar 41,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 7,592 triliun. Tabungan tercatat sebesar Rp. 11,305 triliun bertumbuh 20,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 9,396 triliun. Deposito tercatat sebesar Rp.20,063 triliun pada posisi Desember 2010 bertumbuh 26,9% pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 15,816 triliun.



Sementara kredit dibukukan sebesar Rp. 23,891 triliun atau tumbuh 28,2% dari pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp. 18,639 triliun. Kenaikan ini disumbangkan oleh sektor korporasi sebesar Rp. 8,476 triliun meningkat 5,5% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp. 8,033 triliun. Komersial sebesar Rp. 4,804 triliun, meningkat 10,5% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp. 4,346 triliun. Konsumer sebesar Rp. 9,565 triliun, meningkat 54,2% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp. 6,201 triliun. SME tercatat sebesar Rp. 1,046 triliun meningkat 1663,9% dobandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp. 59 miliar.

Direktur Utama Bank Mega – J.B. Kendarto pada kesempatan Public Expose menegaskan, ”Tahun ini kami deklarasikan sebagai The Year of Lending bagi Bank Mega. Penyaluran kredit Bank Mega ke depan, akan lebih difokuskan pada sektor SME, karena memiliki prospek yang sangat baik, lebih tahan terhadap krisis, dan membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memperoleh permodalan secara cepat dan berkualitas.”

Berikut ringkasan kinerja keuangan Bank Mega sampai dengan periode Desember 2010:

(Dalam Miliar Rupiah)
                                               Desember 2009       Desember 2010
Asset                                            39.685                      51.597
DPK                                              32.804                       42.084
Kredit Yang Disalurkan                 18.639                       23.891
Laba Sebelum Pajak                      641                            1.041


* Laporan Keuangan terkait dapat dilihat di harian Kompas & Bisnis Indonesia yang terbit pada hari Kamis 31 Maret 2011.

 

 




 

 
I
I
I
 
MegaCall