English | Bahasa
Registrasi Pin
Instant Issuance
Join Us
BERITA PERUSAHAAN

Laba Bersih Mencapai Rp. 1,30 Triliun atau Tumbuh 12,26%

Jakarta, 28 Februari 2018. PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang dipimpin oleh Komisaris Bank Mega, Yungky Setiawan di Auditorium Menara Bank Mega - Jakarta. RUPS Tahunan diantaranya menyetujui dan mengesahkan:

  1. Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2017, yang terdiri dari:
    • Laporan Pengurus Perseroan
    • Laporan Keuangan Perseroan
    • Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan
  2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, diantaranya sebagai berikut:Menetapkan seluruh Laba bersih Perseroan tahun buku 2017 yaitu sebesar Rp 1.300.043.285.785,- (Satu Triliun Tiga Ratus Miliar Empat Puluh Tiga Juta Dua Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Rupiah)digunakan sebagai berikut:
    1. Sebesar Rp 43.285.785,- (Empat Puluh Tiga Juta Dua Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT;
    2. Sebesar Rp 650.000.000.000,- (Enam Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah) akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai;
    3. Sisanya sebesar Rp 650.000.000.000,- (Enam Ratus Lima Puluh Milyar Rupiah) akan dibukukan sebagai saldo laba.
  3. Laporan Direksi atas Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2018.
  4. Penunjukkan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan Tahun Buku 2018.
  5. Penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2018, serta Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi.

Adapun dalam salah satu agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa mengenai Perubahan Susunan Pengurus, Rapat telah menyetujui dan mengesahkan susunan Pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

  1. Komisaris Utama : Chairul Tanjung* 
  2. Wakil Komisaris Utama : Yungky Setiawan
  3. Komisaris : Darmadi Sutanto 
  4. Komisaris Independen : Achjadi Ranuwisastra
  5. Komisaris Independen : Lambock V. Nahattands
  6. Komisaris Independen : Aviliani*

Direksi:

  1. Direktur Utama : Kostaman Thayib
  2. Direktur : Madi Lazuardi
  3. Direktur : Y.B Hariantono
  4. Direktur : Martin Mulwanto
  5. Direktur : Indivara Erni
  6. Direktur : Lay Diza Larentie
  7. Direktur : C. Guntur Triyudianto* 
  8. Direktur Independen : Yuni Lastianto

*) Bapak Chairul Tanjung, Ibu Aviliani dan Bapak C. Guntur Triyudianto masih dalam proses fit and proper test dari OJK.


PUBLIC EXPOSE

Setelah ditutupnya RUPST dan RUPSLB 2018, Perseroan juga melakukan Paparan Kineja (Public Expose) untuk tahun buku 2017.

Dalam paparannya, Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib menjelaskan bahwa Bank Mega berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp.1,30 Triliun atau meningkat 12,26% dari Rp. 1,16 Triliun pada periode yang sama tahun 2016. Hal ini dikontribusikan oleh pendapatan bunga bersih Bank Mega naik tipis sebesar 0,60% dari Rp.3,49 triliun pada akhir 2016 menjadi Rp.3,51 triliun pada akhir Desember 2017. Pendapatan Operasional Bersih juga tercatat naik sebesar 9,08% dari Rp. 1,47 triliun menjadi Rp. 1,60 triliun.

Sementara itu, asset tumbuh 16,68% menjadi Rp.82,30 triliun pada akhir Desember 2017 dari Rp 70,53 triliun pada periode yang sama pada tahun 2016. Dalam penyaluran kredit, Bank Mega mengalami pertumbuhan di atas rata-rata industri nasional sebesar 24,56% menjadi Rp. 35,22 triliun dari Rp. 28,28 triliun. Pertumbuhan kredit yang tinggi, diikuti oleh kualitas kredit yang membaik, dimana NPL gross Bank Mega tercatat menjadi 2,01% dari sebelumnya sebesar 3,44%. Sedangkan NPL Net tercatat menjadi 1,41% dari sebelumnya sebesar 2,59%.

Dana Pihak Ketiga tumbuh sebesar 19,99% menjadi Rp. 61,28 triliun di akhir 2017 dari posisi tahun 2016 sebesar Rp. 51,07 triliun. Meski secara komposisi masih didominasi oleh deposito, tetapi pertumbuhan terbesar terjadi pada produk giro yang bertumbuh sebesar 42,45% menjadi Rp. 7,93 triliun dari sebelumnya Rp. 5,57 triliun. Selanjutnya tabungan tumbuh sebesar 2,24%, menjadi Rp. 10,93 triliun dari Rp. 10,69 triliun dan deposito tumbuh sebesar 21,85% menjadi Rp. 42,42 triliun dari Rp. 34,82 triliun.

Proyeksi

Hingga akhir tahun 2018, Bank Mega memiliki proyeksi sebagai berikut:

  • Total aset Bank Mega ditargetkan akan menjadi Rp 90,1 triliun.
  • Kredit yang disalurkan ditargetkan menjadi Rp 41,1 triliun.
  • Dana Pihak Ketiga ditargetkan akan menjadi Rp 67,4 triliun.
  • Laba setelah pajak diharapkan dapat ditutup sebesar Rp 1,4 triliun.
Mega Highlights
  Kurs             Beli            Jual
USD
13850
14850
EUR
15962
17263
AUD
10180
11063
SGD
10184
11000
JPY
125.34
135.31
BANK MEGA TERDAFTAR DAN DIAWASI OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN
Copyright 2013. PT Bank Mega Tbk. All Rights Reserved