Promo

Pulihkan Negeri, Mari Investasi Dengan ORI020

Area Promo :
Periode Promo : Okt. 5, 2021 - Okt. 31, 2021
Syarat & Ketentuan :

Apakah yang dimaksud dengan Obligasi Negara Ritel seri ORI020?

  • Obligasi Negara Ritel atau ORI merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana.
  • Obligasi Negara Ritel seri ORI020 dijual di Pasar Perdana hanya kepada individu WNI, yang dibuktikan dengan E-KTP yang masih berlaku dan tercatat di Dukcapil.
  • Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI020 akan dimanfaatkan untuk pembiayaan APBN 2022, termasuk pembiayaan dalam rangka upaya penanganan dan pemulihan dampak pandemi Covid-19.

Apakah dasar hukum penerbitan Obligasi Negara Ritel seri ORI020?

  • Undang-Undang Nomor 24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara (SUN),  antara lain mengatur hal-hal sebagai berikut:
  • Pasal 2 ayat (1), Surat Utang Negara diterbitkan dalam bentuk warkat atau tanpa warkat;
  • Pasal 2 ayat (2), Surat Utang Negara diterbitkan dalam bentuk yang diperdagangkan atau dalam bentuk yang tidak diperdagangkan di Pasar Sekunder;
  • Pasal 3 ayat (1), Surat Utang Negara terdiri atas Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara (ON);
  • Pasal 5, Kewenangan menerbitkan Surat Utang Negara berada pada Pemerintah dan dilaksanakan oleh Menteri Keuangan;
  • Pasal 8 ayat (2), Pemerintah wajib membayar bunga dan pokok setiap Surat Utang Negara pada saat jatuh tempo;
  • Pasal 8 ayat (3), Dana untuk membayar bunga dan pokok Surat Utang Negara disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun sampai dengan berakhirnya kewajiban tersebut;
  • Pasal 9 ayat (2) huruf d, Penjualan Surat Utang Negara melalui lelang dan/atau tanpa lelang.
  • Peraturan Menteri Keuangan Nomor 27/PMK.08/2020 tentang Penjualan Surat Utang Negara Ritel di Pasar Perdana Domestik

Apakah keuntungan berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel?

Keuntungan yang diperoleh diantaranya adalah:

  • Pembayaran Imbalan/Kupon dan Nilai Nominal ORI020 dijamin oleh Negara berdasarkan Undang-Undang SUN dan Undang-Undang APBN setiap tahunnya, sehingga Obligasi Negara Ritel seri ORI020 tidak mempunyai risiko gagal bayar
  • Pada saat diterbitkan, Imbalan/Kupon ORI020 ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank Badan Usaha Milik Negara
  • Imbalan tetap dibayar setiap bulan, potensi capital gain (dipasar sekunder), pajak lebih rendah (10%)
  • Kemudahan akses untuk melakukan Pemesanan Pembelian melalui Sistem Elektronik
  • Jangka waktu investasi sesuai dengan kebutuhan perencanaan keuangan anda serta dapat dijual sebelum jatuh tempo
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mendukung pembiayaan proyek dalam APBN  tahun anggaran 2022 dan pemulihan dampak pandemi Covid-19

Bagaimana persyaratan melakukan pemesanan ORI020 di Mitra Distribusi Bank Mega?

ORI020 dapat dipesan melalui Layanan Mega SBN Ritel Online, yaitu portal pemesanan SBN pada https://sbnonline.bankmega.com atau aplikasi M-Smile Bank Mega yang dapat diunduh melalui Apple Store, Play Store dan Huawei AppGallery

 

Bagaimana Fitur Lengkap ORI020 di Pasar Perdana ?

Fitur ORI020 dapat disampaikan sebagai berikut :

Masa Penawaran

:

4 Oktober 2021 (09.00 WIB) – 21 Oktober 2021 (10.00 WIB)

Tanggal Penerbitan

:

27 Oktober 2021

Tenor

:

3 (tiga) tahun

Tanggal Jatuh Tempo

:

15 Oktober 2024

Denominasi

:

Rupiah

Minimum pemesanan

:

Rp 1.000.000

Maksimum pemesanan

:

Rp 2.000.000.000

Imbalan / Kupon

:

4.95% (dengan ketentuan Fixed Coupon)

Pelunasan Obligasi Negara Ritel seri ORI020

:

Pelunasan dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) dari Nominal Obligasi Negara Ritel seri ORI020

Frekuensi Imbalan / Kupon

:

Dibayarkan secara periodik setiap bulan pada tanggal 15 (lima belas).

Pembayaran kupon pertama adalah 15 Desember 2021 (long coupon)

Ketentuan Perdagangan

:

Selain Pasar Perdana, Obligasi Negara Ritel dapat diperdagangkan pada Pasar Sekunder

Penerbit

:

Pemerintah Republik Indonesia

Minimum Holding Period

:

Setelah sekali periode pembayaran kupon (tanggal 16 Desember 2021)

 

Apakah risiko investasi pada Obligasi Negara Ritel seri ORI020?

Terdapat beberapa risiko berinvestasi pada instrumen di pasar keuangan, diantaranya adalah :

  • Risiko Gagal Bayar (default risk), yaitu risiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo kupon dan pokok. SR tidak mempunyai risiko gagal bayar mengingat berdasarkan Undang-Undang SUN, negara menjamin pembayaran kupon dan pokok Surat Utang Negara, termasuk ORI020 sampai dengan jatuh tempo, yang dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
  • Risiko pasar (market risk)adalah potensi kerugian bagi investor (capital loss) karena menjual Obligasi Negara Ritel sebelum jatuh tempo dalam kondisi tingkat bunga sedang mengalami sehingga menyebabkan penurunan harga SR di pasar sekunder. Kondisi ini dapat dihindari dengan memegang Obligasi Negara Ritel sampai dengan jatuh tempo.
  • Risiko Likuiditas (liquidity risk), yaitu risiko dimana investor tidak dapat melikuidasi /menjual/mencairkan produk investasi dalam waktu yang cepat pada harga yang wajar.

Apakah bukti kepemilikan Obligasi Negara Ritel seri ORI020?

Obligasi Negara Ritel diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat (scriptless). Dalam hal bukti kepemilikan yang dapat diberikan kepada nasabah, Bank Mega menyediakan informasi dalam bentuk portofolio view dan bukti KSEI yang dikirimkan kepada Nasabah. Khusus untuk portofolio view produk ORI dan Obligasi yang dapat diperdagangkan, portofolio view hanya menunjukkan posisi portofolio pada saat pembelian di Pasar Perdana. Apabila nasabah melakukan penjualan di Pasar Sekunder maka portofolio yang berlaku adalah portofolio client position dari sub registry

Apakah persamaan dan perbedaan Savings Bond Ritel (SBR) dengan Obligasi Negara Ritel (ORI) ?

Persamaan :

  • Savings Bond Ritel dan Obligasi Negara Ritel merupakan Surat Utang Negara yang diperuntukan bagi investor ritel.
  • Savings Bond Ritel dan Obligasi Negara Ritel merupakan bukti investasi masyarakat kepada pemerintah.
  • Savings Bond Ritel dan Obligasi Negara Ritel pembayaran bunga/imbalan dan pelunasan/pembelian kembali dijamin oleh Pemerintah.

Perbedaan :

  • Obligasi Negara Ritel dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sedangkan Savings Bond Ritel tidak. Namun untuk Savings Bond Ritel terdapat fasilitas early redemption sebesar 50% di tahun pertama.
  • Imbal hasil/ Kupon untuk Obligasi Negara Ritel tetap sampai jatuh tempo, sedangkan Imbal hasil kupon Savings Bond Ritel mengambang sesuai dengan pekembangan tingkat bunga BI 7 Days Reverse Rep

 

Berapa satuan pembelian dalam Obligasi Negara Ritel seri ORI020? Apakah ada batasan minimal dan maksimal pembelian?

Harga per unit Obligasi Negara Ritel seri ORI020 adalah Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah). Minimal pembeliannya adalah Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan kelipatannya, dengan batasan maksimal pembelian adalah setara Rp 2.000.000.000,- dua milyar rupiah).

 

Bagaimana cara menghitung keuntungan berinvestasi dari Obligasi Negara Ritel berupa Kupon dan Gain yang akan diperoleh dalam berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel, disajikan ilustrasi perhitungan hasil investasi sebagai berikut:

  • Perhitungan Kupon


Imbalan/Kupon per unit Obligasi Negara Ritel seri ORI020 ditetapkan sebesar 4,95% (empat koma sembilan puluh lima persen) per tahun yang dibayar setiap bulan.

Imbalan/Kupon per unit yang dibayar pertama kali pada tanggal 15 Desember 2021 adalah sebesar Rp6.653,00 (enam ribu enam ratus lima puluh tiga rupiah) yang diperoleh dari penghitungan sebagai berikut:

  • 4,95% x 19/31 x 1/12 x Rp1.000.000,00 = Rp. 2.528,00 (dua ribu lima ratus dua puluh delapan rupiah).
  • Angka 19 (sembilan belas) pada formula di atas merupakan jumlah hari dari tanggal 27 Oktober 2021 (Tanggal Setelmen) sampai dengan tanggal 15 November 2021.
  • Kupon satu bulan penuh untuk periode tanggal 16 November 2021 sampai dengan tanggal 15 Desember 2021 dihitung dengan menggunakan formula 4,95% x 1/12 x Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) = Rp4.125,00 (empat ribu seratus dua puluh lima rupiah).

Kupon per unit yang dibayar kedua kali dan setiap bulan sampai dengan Tanggal Jatuh Tempo adalah sebesar Rp4.125,00 (empat ribu seratus dua puluh lima rupiah) dengan rincian penghitungan sebagai berikut:

4,95% x 1/12 x Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) = Rp4.125,00 (empat ribu seratus dua puluh lima rupiah).

Jumlah pembayaran Imbalan/Kupon telah dibulatkan dalam Rupiah penuh, dengan ketentuan apabila di bawah dan sama dengan 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi nol, sedangkan di atas 50 (lima puluh) sen dibulatkan menjadi Rp1,00 (satu Rupiah).

Ilustrasi penghitungan kupon setelah memperhitungkan pengenaan pajak penghasilan sebesar 10%, sebagai berikut:

  • Kupon per unit adalah sebesar Rp4.125,00 (empat ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jika kepemilikan seorang Investor pada ORI020 adalah 10 (sepuluh) unit atau sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), maka total Kupon yang diterima adalah Rp4.125,00 x 10 = Rp41.250,00 (empat puluh satu ribu dua ratus lima puluh rupiah);
  • Investor dikenakan PPh Final sebesar 10% atas Kupon yang diterima yaitu Rp41.250,00 x 10% = Rp4.125,00 (empat ribu seratus dua puluh lima rupiah);
  • Kupon bersih yang diterima Investor setelah dikurangi PPh Final 10% adalah Rp41.250,00 – Rp4.125,00 = Rp37.125,00 (tiga puluh tujuh ribu seratus dua puluh lima rupiah).

Untuk perhitungan Imbalan/Kupon berjalan (accrued return) dalam rangka transaksi di Pasar Sekunder menggunakan jumlah hari (day count) berdasarkan basis jumlah hari sebenarnya (actual per actual).

Apabila Tanggal Pembayaran Imbalan/Kupon jatuh pada hari yang bukan merupakan Hari Kerja, maka pembayarannya akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya tanpa kompensasi atau tambahan Imbalan/Kupon.

 

Bagaimana perlakuan pajak terhadap kupon Obligasi Negara Ritel?

Berlaku peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan

 

Apakah Obligasi Negara Ritel dapat dijual sebelum jatuh tempo dan bagaimana caranya ?

Obligasi Negara Ritel dapat dijual sebelum jatuh tempo melalui mitra Distribusi di tempat investor membeli Obligasi Negara Ritel (kantor cabang Bank Mega)

 

Bagaimana mekanisme transaksi (jual beli) Obligasi Negara Ritel di pasar sekunder?

PROSES PENJUALAN DI PASAR SEKUNDER :

  • Nasabah datang ke cabang untuk mendapat informasi harga beli – jual dari seri Obligasi Negara Ritel yang dimiliki;
  • Nasabah mengisi formulir pemesanan penjualan dan memberikan E-KTP
  • Cabang akan memproses penjualan kepemilikan Nasabah;
  • Jumlah dana yang akan diterima oleh nasabah penjual adalah sejumlah harga Obligasi Negara Ritel di tambah dengan imbalan berjalan;

PROSES PEMBELIAN DI PASAR SEKUNDER :

  • Nasabah datang kepada Cabang untuk mendapat informasi harga pembelian yang berlaku;
  • Nasabah membuka rekening surat berharga yang ditetapkan oleh Bank sesuai aturan yang berlaku;
  • Nasabah mengisi formulir pemesanan pembelian, formulir risiko profil, formulir pemahaman produk dan memberikan copy E-KTP
  • Cabang memproses pembelian
  • Jumlah dana yang harus dibayar oleh nasabah pembeli adalah sejumlah harga Obligasi Negara Ritel ditambah dengan Imbalan berjalan.

Apabila pemegang Obligasi Negara Ritel meninggal dunia, apakah bisa diwariskan kepada ahli warisnya dan bagaimana caranya?

Kepemilikan Obligasi Negara Ritel dapat diwariskan kepada ahli waris yang sah dan kepadanya tetap diberikan pembayaran Imbalan dan Nilai Nominal Obligasi Negara Ritel setelah memenuhi seluruh syarat pemindahan kepemilikan yang ditetapkan oleh Bank Mega

 

Pada saat Obligasi Negara Ritel seri ORI020 jatuh tempo, bagaimana mekanisme pembayaran Nilai Nominal kepada pemegang ORI020 tsb?

Mekanisme pembayaran Nilai Nominal kepada Pemegang Obligasi Negara Ritel pada saat jatuh tempo akan dilaksanakan secara otomatis dengan mentransfer ke Rekening Tabungan Pemegang Obligasi Negara Ritel.

 

 

Hubungi Kami

Instagram : @bankmegaid

Twitter : @bankmegaid

Facebook : Bank Mega Indonesia

youtube channel : BankMegaID

Website : www.bankmega.com

Megacall  : 08041500010