English | Bahasa
Instant Issuance
BANK MEGA
KEBIJAKAN PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG DAN PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME

PENGANTAR

PT. Bank Mega Tbk (“Bank”) adalah perusahaan publik yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia.

Sebagai komitmen untuk memerangi aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme (APU dan PPT), Bank mematuhi standar yang tinggi mengenai pengelolaan dalam penerapan Regulasi serta Undang-Undang terkait program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme yang diimplementasikan pada seluruh jaringan serta unit bisnis Bank yang meliputi, sbb :

  • Patuh pada Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pedoman APU dan PPT yang dikeluarkan baik oleh Otoritas Jasa Keuangan serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Bank Mega merujuk pada international best practice sesuai dengan rekomendasi dari Financial Action Task Force (FATF).
  • Telah menunjuk pejabat yang bertanggung jawab kepada Manajamen terkait penerapan dan pelaksanaan program APU dan PPT.
  • Bank tidak membuka hubungan bisnis dengan “Shell Banks”, mengelola rekening anonim (anonymous account) dan rekening “pay-through”.
  • Bank sepenuhnya bekerja sama dengan penegak hukum dan regulator dalam rangka penerapan program APU dan PPT.
  • Bank telah memiliki dan mengembangkan program APU dan PPT yang antara lain tersedianya Kebijakan dan Prosedur program APU & PPT tertulis, penggunaan sistem Teknologi Informasi yang mendukung penerapan program APU & PPT, sistem pengendalian internal yang independen dan melekat, kesemuanya telah mendapat persetujuan dari Manajemen Bank. Seluruh karyawan dan unit bisnis wajib mematuhi standar tersebut untuk melindungi Bank dan reputasinya dari penyalahgunaan terkait tindak pidana pencucian uang maupun kegiatan ilegal lainnya.

    PROGRAM PENGENALAN NASABAH (KYC Principles)
    Upaya Bank untuk mencegah aktivitas pencucian uang dilakukan antara lain dengan menerapkan prosedur Customer Due Diligence, yakni nasabah diwajibkan untuk menyerahkan seluruh dokumen yang dibutuhkan pada proses pembukaan rekening, identifikasi dan verifikasi dokumen, serta melakukan pengkinian (pemeliharaan) data nasabah. Enhance Due Diligence diterapkan bagi nasabah berisiko tinggi.

    PENILAIAN RISIKO DAN PEMANTAUAN TRANSAKSI
    Bank menerapkan pengelolaan berbasis risiko terhadap aktivitas dan transaksi nasabah, produk dan layanan yang dinikmati nasabah serta area geografis dimana nasabah berdomisili yang bertujuan untuk mendeteksi adanya aktivitas pencucian uang.

    Bank melakukan proses screening kepada nasabah dan transaksinya terhadap daftar-daftar resmi yang dikeluarkan oleh PBB (UN Lists), OFAC Sanctions Lists, dan Daftar Teroris Lokal dari Aparat Penegak Hukum (Apgakum) ataupun Regulator serta daftar Political Exposed Persons (“PEPs”) yang dibuat secara mandiri oleh Bank. Ketika Transaksi Keuangan Mencurigakan (“TKM”) terdeteksi, maka Bank melaporkan TKM kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

    PELATIHAN APU & PPT
    Dalam rangka meningkatkan pengetahuan pegawai akan teknik maupun pola pencucian uang, Bank melaksanakan program pelatihan APU & PPT secara berkesinambungan kepada seluruh pegawainya.

    Pelatihan khusus yang mencakup proses identifikasi, proses screening, pemantauan dan pelaporan transaksi serta tipologi, bertujuan untuk mendeteksi kegiatan pencucian uang. Pelatihan khusus diberikan kepada pegawai yang berhubungan langsung dengan nasabah seperti Front Liners, Marketing, dan Back Office Operations, serta Audit Internal.



                  Kostaman Thayib                                                         Yuni Lastianto
                  President Director                                                       Compliance & GCG Director

Mega Highlights
  Kurs             Beli            Jual
USD
13300
13600
EUR
14165
14498
AUD
10022
10261
SGD
9310
9527
JPY
115.6
118.31
Suku Bunga Dasar Kredit
Kredit Korporasi
12.00%
Kredit Ritel
12.00%
Kredit Konsumsi
KPR
13.00%
Non KPR
13.50%
Per 31 Desember 2016
Copyright 2013. PT Bank Mega Tbk. All Rights Reserved